<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>&#039;&#039;fialfa&#34;</title>
	<atom:link href="http://chandrabudi08.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://chandrabudi08.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 03 Jan 2011 02:44:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='chandrabudi08.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/3c990251666514d3a0dcaa26ad8938a1?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>&#039;&#039;fialfa&#34;</title>
		<link>http://chandrabudi08.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://chandrabudi08.wordpress.com/osd.xml" title="&#039;&#039;fialfa&#34;" />
	<atom:link rel='hub' href='http://chandrabudi08.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Jika Anak Bertanya</title>
		<link>http://chandrabudi08.wordpress.com/2011/01/03/jika-anak-bertanya/</link>
		<comments>http://chandrabudi08.wordpress.com/2011/01/03/jika-anak-bertanya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Jan 2011 02:44:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chandrabudi08</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://chandrabudi08.wordpress.com/?p=150</guid>
		<description><![CDATA[Dalam perjalanan pulang setelah berlibur ke taman buah, Mekarsari, Cileungsi Bogor, Anak saya Fiqih bertanya : &#8220;Pa, gaji Papa berapa sih?&#8221; &#8220;dua jutaan&#8221; Jawab Mama nya. &#8220;Eh kok Papa bisa beli rumah seharga tiga ratus juga&#8221; tanya Fiqih lagi &#8220;Khan kredit nak..&#8221; Jawab Mamanya Papanya yang nyetir cuma senyum senyum saja&#8230; Sebenarnya, saya juga mau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chandrabudi08.wordpress.com&amp;blog=5992332&amp;post=150&amp;subd=chandrabudi08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam perjalanan pulang setelah berlibur ke taman buah, Mekarsari, Cileungsi Bogor, Anak saya Fiqih bertanya :</p>
<p>&#8220;Pa, gaji Papa berapa sih?&#8221;</p>
<p>&#8220;dua jutaan&#8221; Jawab Mama nya.</p>
<p>&#8220;Eh kok Papa bisa beli rumah seharga tiga ratus juga&#8221; tanya Fiqih lagi</p>
<p>&#8220;Khan kredit nak..&#8221; Jawab Mamanya</p>
<p>Papanya yang nyetir cuma senyum senyum saja&#8230;</p>
<p>Sebenarnya, saya juga mau jawab juga bahwa gaji papa memang dua jutaan, namun tunjangan papa cukup besar sekitar sebelas jutaan.</p>
<p>Jadi bisa untuk kredit rumah dan mobil.</p>
<p>Terima kasih untuk anak anak ku yang sangat kritis, jaga Papa mu agar selalu konsisten dan tidak melakukan korupsi..</p>
<p>Papa bangga punya anak seperti kalian.</p>
<p>Malamnya, ada iklan dari Mario Teguh yang bilang &#8220;Janganlah Anda melakukan kesalahan sehingga menghancurkan masa depan Anda&#8221;.</p>
<p>Semoga Tahun Baru ini, saya mampu menjaga terus berkomitmen untuk tidak menyalahgunakan wewenang.</p>
<p>Lindungilah Hambamu ini ya Allah..</p>
<p>Januari 3, 2011</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chandrabudi08.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chandrabudi08.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chandrabudi08.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chandrabudi08.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chandrabudi08.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chandrabudi08.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chandrabudi08.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chandrabudi08.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chandrabudi08.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chandrabudi08.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chandrabudi08.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chandrabudi08.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chandrabudi08.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chandrabudi08.wordpress.com/150/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chandrabudi08.wordpress.com&amp;blog=5992332&amp;post=150&amp;subd=chandrabudi08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chandrabudi08.wordpress.com/2011/01/03/jika-anak-bertanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/246526e71ad4efc2a79777755d0032b0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chandrabudi08</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Andai Aku Dirjen Pajak</title>
		<link>http://chandrabudi08.wordpress.com/2010/12/31/144/</link>
		<comments>http://chandrabudi08.wordpress.com/2010/12/31/144/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Dec 2010 04:31:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chandrabudi08</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://chandrabudi08.wordpress.com/?p=144</guid>
		<description><![CDATA[Pagi ini, ditengah perjalanan rutin ke kantor, Tangerang &#8211; Jakarta, saya membayangkan menjadi seorang Direktur Jenderal Pajak.  Menyambut Tahun Baru 2011, saya akan menyusun pidato awal tahun yang isinya, sebagai berikut : Dalam kesempatan yang berbahagia ini, pertama tama saya ingin mengucapkan “Selamat Tahun Baru 2011” kepada seluruh Pegawai Direktorat Jenderal Pajak di seluruh wilayah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chandrabudi08.wordpress.com&amp;blog=5992332&amp;post=144&amp;subd=chandrabudi08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://chandrabudi08.files.wordpress.com/2010/12/pak-tjip.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-147" title="Pak Tjip" src="http://chandrabudi08.files.wordpress.com/2010/12/pak-tjip.jpg?w=153&#038;h=183" alt="" width="153" height="183" /></a>Pagi ini, ditengah perjalanan rutin ke kantor, Tangerang &#8211; Jakarta, saya membayangkan menjadi seorang Direktur Jenderal Pajak.  Menyambut Tahun Baru 2011, saya akan menyusun pidato awal tahun yang isinya, sebagai berikut :</p>
<p>Dalam kesempatan yang berbahagia ini, pertama tama saya ingin mengucapkan “Selamat Tahun Baru 2011” kepada seluruh Pegawai Direktorat Jenderal Pajak di seluruh wilayah Republik Indonesia. Semoga perjalanan kita dalam mengemban tugas mulia sebagai pegawai pajak selalu dilindungi dan diberkahi oleh Tuhan Yang Maha Esa. Amin.</p>
<p>Tahun 2010 yang baru saja berakhir, telah memberi banyak pelajaran berharga bagi diri kita pribadi maupun DJP. Untuk itu, saya mengajak segenap pegawai DJP untuk merefleksikan diri, merenung dan mengambil hikmah dalam setiap detik perjalanan hidup yang telah kita lalui, demi kemajuan DJP yang kita cintai.</p>
<p>Atas segala upaya dan dedikasi seluruh pegawai pajak dalam menjalankan tugas tugasnya, saya mengucapkan apresiasi yang setinggi tingginya. Kita telah berupaya maksimal untuk mencapai rencana penerimaan pajak. Setiap Kantor Pelayanan Pajak, mulai dari Aceh sampai Papua, telah bahu membahu untuk menjalankan program kerja dengan optimal. Demi satu tujuan, mencapai target penerimaan pajak yang telah diamanatkan. Ada kantor yang berhasil melampaui target penerimaan, namun disatu sisi, ada juga kantor yang masih belum berhasil. Bagi yang berhasil, saya memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan kepada yang belum berhasil saya juga sampaikan bahwa janganlah berkecil hati, karena saya yakin dan percaya bahwa Saudara telah bekerja keras dengan integritas yang tinggi.</p>
<p>Mungkin saya tidak bisa duduk bersama pegawai yang kantornya terletak disekitar belantara hutan Kalimantan, saya tidak bisa berada ditengah kantor pajak yang untuk mencapainya harus mengarungi lautan dan samudra, saya juga mungkin tidak bisa bernostalgia di kantor pajak penuh nuansa pedesaan dan seni. Namun, yakinlah saya bangga kepada seluruh pegawai DJP dimanapun mereka bertugas.</p>
<p>Tahun 2010 merupakan tahun yang sangat berat bagi DJP. Kita diuji dengan adanya kasus yang mencoreng intergritas dan reformasi pajak. Kita diragukan komitmennya, kita digoyahkan integritasnya, bahkan kita diderpa demotivasi dan demoralisasi. Namun, itu semua telah kita lalui bersama. Kita telah menjadi lebih kuat. Kita telah membuktikan bahwa kita mempunyai martabat dan harga diri untuk membalikkan asumsi dan prasangka. Kita telah kembali menemukan rasa percaya diri, dan kita selalu siap untuk mencintai negeri ini selamanya.</p>
<p>Saya yakin bahwa seluruh pegawai mencintai DJP ini. DJP bukan hanya menjadi tempat untuk kita bekerja, namun merupakan kawah candradimuka buat kita semua. Kita belajar kehidupan dari DJP. Akankah kita rela melihat DJP tidak dipercaya oleh masyarakat? Akankah kita rela melihat DJP diragukan kredibilitasnya?. Tentu kita semua tidak akan pernah rela. Kita bisa membuat DJP dicintai ole masyarakat, dipercaya bahkan dibanggakan dengan profesionalisme, integritas, <em>team work</em> dan inovasi yang melekat pada diri kita.</p>
<p>Tahun 2011 memberikan nuansa tantangan tersendiri bagi DJP. Dari sisi penerimaan pajak, target penerimaan naik Rp 100 triliun lebih, sementara sumber penerimaan pajak dari Fiskal Luar Negeri telah dihapuskan. Namun sebenarnya kita pantas optimis mengemban amanat ini, karena kita memilki modal yang kuat. Tahun ini, jumlah wajib pajak terdaftar kita naik signifikan menjadi sekitar 18 jutaan dari sebelumnya sekitar 15 jutaan. Setiap wajib pajak yang terdaftar itulah merupakan potensi penerimaan pajak kita. Kita harus bersatu padu dan bersinergi untuk memikirkan dan menjalankan program kerja dalam mengali potensi wajib pajak ini. Kita jangan pernah berharap bahwa penerimaan pajak akan tercapai karena faktor pertumbuhan alami, namun yakinlah bahwa penerimaan pajak tercapai karena usaha dan kerja keras kita bersama.</p>
<p>Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Asalkan kita mau bekerja keras dan berdoa. Saya mengajak seluruh pegawai DJP untuk memberikan kemampuan terbaiknya. Ayo, kita capai yang lebih baik lagi di Tahun ini. Dan, kini saatnya kita menjadi yang terbaik!</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>Selamat Tahu BAru 2011!!&#8230;Sukses Selalu Buat Anda!!!</p>
<p><em>Untuk Alya dan Afifah&#8230;Maen Terompet yach..heheh, Bidadari kecilku, I Love You</em></p>
<p><em>Untuk Fiqih&#8230;Maafin Papa yach..marahin kemaren, I Love You..</em></p>
<p><em>Mama&#8230;cepet sembuh batuknya, I Love You..</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chandrabudi08.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chandrabudi08.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chandrabudi08.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chandrabudi08.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chandrabudi08.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chandrabudi08.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chandrabudi08.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chandrabudi08.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chandrabudi08.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chandrabudi08.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chandrabudi08.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chandrabudi08.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chandrabudi08.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chandrabudi08.wordpress.com/144/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chandrabudi08.wordpress.com&amp;blog=5992332&amp;post=144&amp;subd=chandrabudi08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chandrabudi08.wordpress.com/2010/12/31/144/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/246526e71ad4efc2a79777755d0032b0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chandrabudi08</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://chandrabudi08.files.wordpress.com/2010/12/pak-tjip.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Pak Tjip</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Horee.. Ada Namaku di Kompas!!!</title>
		<link>http://chandrabudi08.wordpress.com/2010/12/31/horee-ada-namaku-di-kompas/</link>
		<comments>http://chandrabudi08.wordpress.com/2010/12/31/horee-ada-namaku-di-kompas/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Dec 2010 04:26:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chandrabudi08</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://chandrabudi08.wordpress.com/?p=140</guid>
		<description><![CDATA[Obsesi seorang yang sering menulis adalah eksistensi tulisannya tersebut.  Tidak afdol atau belum sah rasanya menjadi seorang penulis (atau kolomnis) jikalau tulisan/artikel/opini nya belum berhasil  masuk di Halaman Opini (6-7) Kompas.  Walaupun beratus ratus artikel dimuat di Koran Lain, namun Kompas tetap menjadi rujukan utama. Sebenarnya ini bukan kali pertama artikel saya dimuat di Kompas.  [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chandrabudi08.wordpress.com&amp;blog=5992332&amp;post=140&amp;subd=chandrabudi08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Obsesi seorang yang sering menulis adalah eksistensi tulisannya tersebut.  Tidak afdol atau belum sah rasanya menjadi seorang penulis (atau kolomnis) jikalau tulisan/artikel/opini nya belum berhasil  masuk di Halaman Opini (6-7) Kompas.  Walaupun beratus ratus artikel dimuat di Koran Lain, namun Kompas tetap menjadi rujukan utama.</p>
<p>Sebenarnya ini bukan kali pertama artikel saya dimuat di Kompas.  Tahun 2004, tulisan saya dimuat namun bukan di rubrik bergengsi, Opini.  Saya sedikit berdebar ketika pada Agustus 2009, seorang menelpon mengatasnamakan redaksi Kompas memberitahukan bahwa artikel saya akan dimuat.  Namun, sampai kemaren berita itu tidak benar.</p>
<p>Saya terus saya mengirim artikel ke Kompas.  Dan terus saja tidak dimuat, padahal di Koran lain, artikel saya cukup laris manis.  Entahlah, apa memang angker menembus Kompas.  Saya pernah baca keterangan Kang Pepih tentang betapa ketatnya persaingan menembus halaman Opini tersebut, ratusan artikel diterima redaksi setiap harinya.</p>
<p>Sebenarnya saya semakin Pesimis karena kebanyakan artikel yang dimuat di Halaman Opini tidak terlalu memihak pada kategori saya : seorang PNS dan bekerja di Direktorat Jenderal Pajak.  Sangat jarang Kompas menurunkan artikel dari latar belakang ini.  Paling banyak tentuntya kawan kawan LSM dan Perguruan Tinggi.  Saya juga semakin pesimis, dari 3 artikel yang biasa dimuat, 2 atau semuanya merupakan ‘pesanan’ Kompas.  Tentunya, mereka ini adalah orang terkenal!.</p>
<p>Pagi kemaren, saya kirimkan Artikel saya (lagi) ke Kompas.  Tiada berita, email atau telpon sampai malam.  Ketika saya bangun tengah malam, ada dua nomor tidak dikenal yang menelpon namun tidak saya angkat karena sudah terlelap tidur.  Nggak tahulah, feeling saya mengatakan mungkin ini dari Kompas.</p>
<p>Pagi ini, semua menjadi kenyataan.  Artikel saya dimuat di Halaman Opini Kompas.  Saya gembira dan bangga bahkan campur aduk rasanya.  Benar kata Kang Pepih, bahwa ketika artikel anda dimuat di Halaman Opini tersebut maka ribuan kali akan kita baca ulang dan (mungkin) akan dipigura dan  selalu menghiasi meja kerja.</p>
<p>Rasanya semangat dan passion menulis semakin bergelora.</p>
<p>Untuk Istriku, Anak &#8211; Anakku Fiqih, Alya, Afifah<a href="http://chandrabudi08.files.wordpress.com/2010/12/pajak-warteg-kompas.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-141" title="Pajak Warteg Kompas" src="http://chandrabudi08.files.wordpress.com/2010/12/pajak-warteg-kompas.jpg?w=554&#038;h=378" alt="" width="554" height="378" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chandrabudi08.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chandrabudi08.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chandrabudi08.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chandrabudi08.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chandrabudi08.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chandrabudi08.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chandrabudi08.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chandrabudi08.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chandrabudi08.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chandrabudi08.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chandrabudi08.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chandrabudi08.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chandrabudi08.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chandrabudi08.wordpress.com/140/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chandrabudi08.wordpress.com&amp;blog=5992332&amp;post=140&amp;subd=chandrabudi08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chandrabudi08.wordpress.com/2010/12/31/horee-ada-namaku-di-kompas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/246526e71ad4efc2a79777755d0032b0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chandrabudi08</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://chandrabudi08.files.wordpress.com/2010/12/pajak-warteg-kompas.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Pajak Warteg Kompas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jadi Wartawan Dadakan&#8230;</title>
		<link>http://chandrabudi08.wordpress.com/2010/12/31/jadi-wartawan-dadakan/</link>
		<comments>http://chandrabudi08.wordpress.com/2010/12/31/jadi-wartawan-dadakan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Dec 2010 04:14:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chandrabudi08</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://chandrabudi08.wordpress.com/?p=135</guid>
		<description><![CDATA[Bekerja sebagai PNS Ditjen Pajak membuat saya sering berpindah pindah tugas.  Tercatat saya sudah pindah 4 kali, lain kota lain propinsi.  Tahun 2006 saya dipromosikan sebagai Kepala Seksi di kota kuno wilayah Majapahit, Mojokerto.  Dua anak perempuan saya lahir disini, Alya dan Afifah.  Setahun setengah kemudian saya dimutasikan ke Kota Gianyar, Bali &#8211; Kota yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chandrabudi08.wordpress.com&amp;blog=5992332&amp;post=135&amp;subd=chandrabudi08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://chandrabudi08.files.wordpress.com/2010/12/humas-djp.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-137" title="Humas DJP" src="http://chandrabudi08.files.wordpress.com/2010/12/humas-djp.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></a>Bekerja sebagai PNS Ditjen Pajak membuat saya sering berpindah pindah tugas.  Tercatat saya sudah pindah 4 kali, lain kota lain propinsi.  Tahun 2006 saya dipromosikan sebagai Kepala Seksi di kota kuno wilayah Majapahit, Mojokerto.  Dua anak perempuan saya lahir disini, Alya dan Afifah.  Setahun setengah kemudian saya dimutasikan ke Kota Gianyar, Bali &#8211; Kota yang dikenal dengan keindahannya.  Saya ngontrak di Denpasar, dan bolak balik ke Gianyar tempat saya bekerja.</p>
<p>Medio Tahun 2010 ini, saya masuk lagi ke Jakarta.  Saya dipindahkan ke Kantor Pusat Ditjen Pajak dan bertugas &#8216;mengurusi&#8217; humas Ditjen Pajak.  Bertolak belakang dengan pengalaman saya selama ini yang berkutat di teknis perpajakan, sekarang saya harus menjadi humasnya Ditjen Pajak.</p>
<p>Salah satu tugas saya adalah mengurusi para wartawan.  Mau tidak mau, saya harus masuk kedunia mereka, bertukar pikiran, dan sering berhubungan soal pekerjaan.  Foto disamping ini adalah ketika saya sedang &#8216;bertugas&#8217; menjadi wartawan dadakan, melakukan wawancara dengan Dirjen Pajak &#8211; Mochamad Tjitardjo.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chandrabudi08.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chandrabudi08.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chandrabudi08.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chandrabudi08.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chandrabudi08.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chandrabudi08.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chandrabudi08.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chandrabudi08.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chandrabudi08.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chandrabudi08.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chandrabudi08.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chandrabudi08.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chandrabudi08.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chandrabudi08.wordpress.com/135/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chandrabudi08.wordpress.com&amp;blog=5992332&amp;post=135&amp;subd=chandrabudi08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chandrabudi08.wordpress.com/2010/12/31/jadi-wartawan-dadakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/246526e71ad4efc2a79777755d0032b0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chandrabudi08</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://chandrabudi08.files.wordpress.com/2010/12/humas-djp.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Humas DJP</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Becoming a Value Person!</title>
		<link>http://chandrabudi08.wordpress.com/2010/07/27/becoming-a-value-person/</link>
		<comments>http://chandrabudi08.wordpress.com/2010/07/27/becoming-a-value-person/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 04:09:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chandrabudi08</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://chandrabudi08.wordpress.com/?p=132</guid>
		<description><![CDATA[Hidup ini adalah pilihan.  Manusia diberikan kemampuan untuk memilih arah, cita cita, hidup dan cintanya.  Didunia ini, hanya manusialha yang dianugerahi oleh Tuhan Yang Maha Esa untuk memilih dalam hidupnya.  Pilihan tersebut tergantung dari manusia itu sendiri, baik atau buruk.  Setiap pilihan yang ditentukan walaupun sangat kecil (hanya satu derajat saja) akan berdampak besar beberapa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chandrabudi08.wordpress.com&amp;blog=5992332&amp;post=132&amp;subd=chandrabudi08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hidup ini adalah pilihan.  Manusia diberikan kemampuan untuk memilih arah, cita cita, hidup dan cintanya.  Didunia ini, hanya manusialha yang dianugerahi oleh Tuhan Yang Maha Esa untuk memilih dalam hidupnya.  Pilihan tersebut tergantung dari manusia itu sendiri, baik atau buruk.  Setiap pilihan yang ditentukan walaupun sangat kecil (hanya satu derajat saja) akan berdampak besar beberapa tahun lalu.  Who Knows?</p>
<p>Apakah pilihan kita sudah sesuai dengan hati kita?.  Kita sebaiknya tidak terlalu pusing memikirkan hal tersebut.  Yang pasti kita harus terus menerus meningkatkan kemampuan kita.  Kita harus sibuk untuk memikirkan bagaimana meningkatkan pengetahuan kita, keterampilan kita dan integritas kita.  Pengetahuan yang kita peroleh dapat bersumber dari pratical knowldege atau pengalaman (tacit).  Tentunya pengetahuan karena pengalaman akan lebih melekat diotak dan secara otomatis mempengaruhi tingkah laku kita.  Keterampilan adalah pengetahuan yang terus diasah, sehingga semakin banyak pengetahuan yang diperoleh maka semakin besar keterampilan yang akan kita dapati.  Intergritas muncul dari hati kita yang terpatri dalam tingkah lalu dan pola kehidupan sehari hari.</p>
<p>Kombinasi antara pengetahuan, keterampilan dan integritas akan membentuk nilai (value) seseorang.  Dan, untungnya lagi hanya manusia saja yang dapat meningkatkan value-nya.  Semangat untuk meningkatkan value ini juga merupakan suatu pilihan.  Ketika kita memilih untuk meningkatkan value kita, maka sudah seharusnya kita sadar bahwa setiap usaha dan tingkah laku yang kita jalani sekarang, nanti dan masa datang harus sinkron dengan pencapaian value tersebut.</p>
<p>Dapatkan kita bayangkan, mau seperti apa nantinya kita delapan, sepuluh atau lima belas tahun lagi?.  Sekali lagi hidup ini pilihan.  Maka pilihan yang kita tentukan sekarang akan menentukan sperti apa kita dimasa mendatang.  Kita bebas untuk menjadi Direktur atau eselon II atau malah Direktur Jenderal atau Eselon I.  Karena itu adalah pilihan kita.  Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana kita mewujudkan pilihan kita tersebut?</p>
<p>Mau tidak mau kita harus meningkatkan terus value kita.  Usaha untuk menjadi apa tidaklah menjadi penting lagi karena kita akan sibuk memperbaiki dan meningkatkan value kita.  Kita akan fokus pada usaha mendekati pilihan kita melalui peningkatan value kita.</p>
<p>Direktorat Jenderal Pajak terus bertransformasi.  Dimana, perubahan terus terjadi pada kegunaannya (utilisasi).  Dan setiap bentuk utilisasi tersebut harus didukung oleh segenap komponennya.  Semua pihak dituntut peran aktifnya dalam mewujudkan transformasi ini.  Ketika sudah berjalan mulus, maka setiap perubahan yang terjadi dalam organisasi yang berdampak besar, dan kita berkontribusi didalamnya walaupun kecil, maka suatu kebahagian sendiri yang dirasakan.</p>
<p>Maka, pilihan untuk menjadi apa atau bagaimana tidak lagi menjadi prioritas lagi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chandrabudi08.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chandrabudi08.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chandrabudi08.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chandrabudi08.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chandrabudi08.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chandrabudi08.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chandrabudi08.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chandrabudi08.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chandrabudi08.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chandrabudi08.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chandrabudi08.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chandrabudi08.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chandrabudi08.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chandrabudi08.wordpress.com/132/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chandrabudi08.wordpress.com&amp;blog=5992332&amp;post=132&amp;subd=chandrabudi08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chandrabudi08.wordpress.com/2010/07/27/becoming-a-value-person/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/246526e71ad4efc2a79777755d0032b0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chandrabudi08</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Your Job is NOT Your Career</title>
		<link>http://chandrabudi08.wordpress.com/2010/07/26/your-job-is-not-your-career/</link>
		<comments>http://chandrabudi08.wordpress.com/2010/07/26/your-job-is-not-your-career/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2010 07:49:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chandrabudi08</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://chandrabudi08.wordpress.com/?p=128</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin ini banyak terjadi dalam lingkungan tempat kita bekerja. Seorang pegawai tidak mengetahui visi, misi dan bahkan tujuan institusi tempat dia bekerja. Karena tidak mengetahuinya, maka setiap hari pekerjaan yang dilakukan selalu sama, sporadis, berdasarkan perintah atasan dan miskin inovasi. Alhasil, bekerja hanya dianggap kegiatan rutin yang dilakukan sekedar untuk melepaskan kewajibannya dan menunggu untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chandrabudi08.wordpress.com&amp;blog=5992332&amp;post=128&amp;subd=chandrabudi08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin ini banyak terjadi dalam lingkungan tempat kita bekerja.  Seorang pegawai tidak mengetahui visi, misi dan bahkan tujuan institusi tempat dia bekerja.  Karena tidak mengetahuinya, maka setiap hari pekerjaan yang dilakukan selalu sama, sporadis, berdasarkan perintah atasan dan miskin inovasi. Alhasil, bekerja hanya dianggap kegiatan rutin yang dilakukan sekedar untuk melepaskan kewajibannya dan menunggu untuk menerima imbalan (gaji) setiap bulanan.  Kalau ini tidak segera diperbaiki, maka institusi tersebut akan gagal mencapai tujuan yang hendak dicapai.  Kalau direnungkan lebih mendalam, kegagalan bukan hanya terjadi pada institusi TETAPI yang paling penting adalah KEGAGALAN pegawai tersebut untuk berkarir.</p>
<p>Ada satu buku ringan yang menarik untuk dibaca, tidak hanya bagi pegawai tapi juga bagi para pimpinan institusi.  Buku ini berjudul ”Your Job is NOT Your Career” yang ditulis oleh seorang dengan profesi CareerCoach, Rene Suhardono.  Bagi saya, membaca judul buku ini saja sudah memuncullkan rasa ingin tahu yang mendalam; ditambah lagi penulisnya yang berprofesi ’aneh’ sebagai CareerCoah, apa pula itu?.  Membaca buku ini tidak perlu mengerenyitkan dahi; karena disajikan dalam bahasa yang sangat sederhana dan gaul.  Buku ini juga dilengkapi dengan ilustrasi gambar yang kadang membuat bibir ini tersenyum.</p>
<p>Yang harus diketahui oleh pegawai adalah perbedaan ’Job’ atau Pekerjaan dengan ’Career’ atau Karir.  Selama ini kebanyakan orang beranggapan, termasuk saya, Job sama dengan Career.  Yang kita kerjakan saat ini adalah karir kita.  Kita bekerja keras tiap hari untuk mencapai karir tertinggi yang diimpikan, misalnya menjadi pimpinan tertinggi institusi.  Ternyata definisi karir lebih luas dari yang selama ini kita bayangkan.  Job hanya mencakup tujuan institusi, pembagian kerja, dan kompensasi.  Sedangkan Career mencakup Passion (hasrat), Purpose of Life (Tujuan Hidup), Value (Nilai) dan Happiness (Kebahagiaan).</p>
<p>Bagaimana kita dapat mengeksplorasi Career?</p>
<p>Pertama kali kita harus menemukan passion.  Mario Teguh, sang Motivator, pernah bercerita bahwa beliau sebelumnya adalah seorang eksekutif perusahaan besar yang bergaji sangat tinggi.  Tetapi, beliau banting setir dari zona nyaman untuk masuk kedalam zona yang belum tentu nyaman, dari segi penghasilan dan prestise.  Tetapi, karena memiliki passion pada pekerjaaannya yang sekarang, maka keberhasilan hanya menunggu waktu saja.  Yang mengetahui passion seseorang, hanya orang itu sendiri.  Mungkin ada alat atau semacam test untuk mengetahuinya, tetapi cara efektif adalah dengan mengetahui keunikan diri sendiri.  Passion is things that you really really love doing.  Your Passion is your strength.  And your strength is Not about you’re good at.  It is about what you enjoy the most.</p>
<p>Memahami tujuan hidup merupakan salah satu kunci untuk mencapai karir yang gemilang.  Ini mengharuskan seseorang untuk peduli dan mengembangkan pandangan atas masa depan secara umum, kolektif dan pribadi.  Semakin jelas, tegas dan detail tujuan hidup yang ditetapkan maka semakin besar kemungkinan terrealisasinya tujuan tersebut.  Yang terpenting harus diingat, hidup tanpa tujuan yang jelas diibaratkan berpacu pada lintasan yang salah.  Kalaupun kita memenangi lomba pacu tersebut, maka semuanya adalah kemenangan yang hampa.  Menjadi seorang pejabat tinggi di suatu institusi akan terasa getir dan hambar, apabila ada atau tidak adanya menjadi sama.  Malah kehadirannya justru membuat takut anak buahnya.</p>
<p>Ternyata Value atau Nilai seseorang dapat ditemukan.  Ibarat pohon besar, value memang tidak terlihat namum menopang kita untuk hidup dan tumbuh.  Caranya dengan menemukan value kita dan selalu terkoneksi dengannya.  Values adalah kumpulan jati diri, niat dan pedoman terbaik yang bisa dipikirkan masing masing orang.  Tentunya values ini selalu berisi tentang kebenaran dan kebajikan.  Seseorang akan diingat oleh orang lain berdasarkan valuesnya.  Ketika Ibu Sri Mulyani pindah dari Kementerian Keuangan ke World Bank, otomatis kita selalu mengingat beliau sebagai orang yang penuh dedikasi, komitmen, percaya diri, dan memiliki integritas tinggi.  Itulah values beliau yang tidak akan pernah pudar.</p>
<p>Setelah kita mampu mengindentikasi passion, memahami purpose of life dan terkoneksi dengan values maka kebahagiaan atau happiness sebagai tujuan akhir dari karir yang kita bangun akan terwujud.  Kebahagiaan TIDAK SELALU identik dengan harta berlimpah, jabatan yang tinggi atau pencapaian prestasi lahiriah lainnya.  Kebahagiaan itu meliputi kenikmatan dan makna.  Seorang ilmuwan akan merasa bahagia apabila dia berhasil menemukan vaksin langka yang selama ini belum ada.  Walaupun dari sisi penghasilan masih kalah sama Direktur Bank, tapi menjadi Ilmuwan merupakan kepuasan tersendiri karena mampu memberi makna bagi orang lain.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chandrabudi08.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chandrabudi08.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chandrabudi08.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chandrabudi08.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chandrabudi08.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chandrabudi08.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chandrabudi08.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chandrabudi08.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chandrabudi08.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chandrabudi08.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chandrabudi08.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chandrabudi08.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chandrabudi08.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chandrabudi08.wordpress.com/128/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chandrabudi08.wordpress.com&amp;blog=5992332&amp;post=128&amp;subd=chandrabudi08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chandrabudi08.wordpress.com/2010/07/26/your-job-is-not-your-career/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/246526e71ad4efc2a79777755d0032b0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chandrabudi08</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jusuf Kala dan Thinking Outside The Box</title>
		<link>http://chandrabudi08.wordpress.com/2009/12/29/jusuf-kala-dan-thinking-outside-the-box/</link>
		<comments>http://chandrabudi08.wordpress.com/2009/12/29/jusuf-kala-dan-thinking-outside-the-box/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 01:56:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chandrabudi08</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain Lain]]></category>
		<category><![CDATA[JK]]></category>
		<category><![CDATA[Outside the Box]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chandrabudi08.wordpress.com/?p=123</guid>
		<description><![CDATA[Selesai membaca buku karangan Hamid Awaluddin yang berjudul “Perdamaian Ala JK. Poso Tenang, Ambon Damai”, membuat saya terhenyak dan berdecak kagum. Walaupun awalnya saya berpikir bahwa penulis akan sangat subyektif, karena selain faktor daerah (sama sama dari Makasar) juga pernah menjadi anak buah JK. Nggak mungkin menulis yang jelek jelek pada mantan bos-nya!. Saya mengenal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chandrabudi08.wordpress.com&amp;blog=5992332&amp;post=123&amp;subd=chandrabudi08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://chandrabudi08.files.wordpress.com/2009/12/jk.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-124" title="jk" src="http://chandrabudi08.files.wordpress.com/2009/12/jk.jpg?w=116&#038;h=88" alt="" width="116" height="88" /></a>Selesai membaca buku karangan Hamid Awaluddin yang berjudul “Perdamaian Ala JK.  Poso Tenang, Ambon Damai”, membuat saya terhenyak dan berdecak kagum.  Walaupun awalnya saya berpikir bahwa penulis akan sangat subyektif, karena selain faktor daerah (sama sama dari Makasar) juga pernah menjadi anak buah JK.  Nggak mungkin menulis yang jelek jelek pada mantan bos-nya!.</p>
<p>Saya mengenal JK melalui media maya. Disetiap debat Capres JK tampil sangat memukau, jawabannya bernas dan jenaka.  Beliau dikenal juga sangat tidak neko neko soal birokrasi, berpikir praktis dan impementatif.  Disetiap orang mulai lupa akan JK, Hamid Awaluddin dengan cerdik meluncurkan buku ini.</p>
<p>Terlepas dari itu semua, apa yang disampaikan Hamid Awaluddin membuat saya merindukan kehadiran JK kembali ke pentas politik Nasional.  Dengan prinsip dan niat “ikhlas” maka JK bergerak secara militan untuk mendamaikan dua kelompok yang sedang diamuk amarah.  Beliau berani mengambil resiko sebagai seorang Pemimpin : masuk dan menemui pimpinan dua kelompok bertikai tanpa pengawal!.  Nyawa menjadi taruhannya ketika beliau mengebrak meja saat diskusi memanas dan mulai ngawur.  Padahal kedudukannya sangat riskan yaitu sebagai wakil Pemerintah yang sangat dibenci.</p>
<p>Tentunya, JK memiliki kecerdasan diatas rata rata.  Keyakinan disetiap kelompok bertikai saat itu adalah membunuh musuh berarti mendapatkan surga.  Logika semacam ini dibalik 180 derajat oleh JK.  Beliau menanyakan dengan lantang: Tunjukkan kepada saya ayat mana di kitab suci yang saudara yakini menyuruh membunuh?.  Tidak Ada!.  Keyakinan sesat para kelompok bertikai ini pudar, dan JK berhasil masuk kedalamnya.</p>
<p>Dalam setiap menyelesaikan masalah, JK sangat menghargai sesama.  Beliau menghormati forum diskusi dan tidak berpihak pada kelompok manapun.  Asas persamaan inilah yang mendasari setiap proses perdamaian selanjutnya.</p>
<p>Totalitas JK tidak hanya sampai pada tahap konsep atau kebijakan.  Beliau memastikan setiap perjanjian yang dibuat merupakan komitmen bersama.  Untuk memastikan itu JK tidak segan segan untuk mengeluarkan dana pribadinya.  Komitmen adalah janji seorang pemimpin, dan seorang Pemimpin harus berani berkorban.</p>
<p>Kalau saat ini JK sedang asyik berkumpul dengan keluarga besarnya dan tidak mungkin meminta beliau untuk terjun langsung mengatasi persoalan bangsa, tapi setidaknya gaya pemimpin ala JK ini dapat ditiru.</p>
<p>Ditengah krisis kepercayaan publik pada Pemerintah, maka tindakan pemimpin yang cerdas, berani mengambil resiko, penuh komitmen, cepat dan berkurban penuh &#8211; merupakan harapan semua masyrakat.  Jikalau tidak, maka saya merindukan JK ….</p>
<p>Artikel yang sama dimuat di Kompasiana :<br />
<a href="http://polhukam.kompasiana.com/2009/11/30/kalau-begitu-saya-merindukan-pemimpin-ala-jk/">Kalau Begitu Saya Merindukan Pemimpin Ala JK</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chandrabudi08.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chandrabudi08.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chandrabudi08.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chandrabudi08.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chandrabudi08.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chandrabudi08.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chandrabudi08.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chandrabudi08.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chandrabudi08.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chandrabudi08.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chandrabudi08.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chandrabudi08.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chandrabudi08.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chandrabudi08.wordpress.com/123/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chandrabudi08.wordpress.com&amp;blog=5992332&amp;post=123&amp;subd=chandrabudi08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chandrabudi08.wordpress.com/2009/12/29/jusuf-kala-dan-thinking-outside-the-box/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/246526e71ad4efc2a79777755d0032b0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chandrabudi08</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://chandrabudi08.files.wordpress.com/2009/12/jk.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">jk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SBY dan Sistematic Leader</title>
		<link>http://chandrabudi08.wordpress.com/2009/12/29/sby-dan-sistematic-leader/</link>
		<comments>http://chandrabudi08.wordpress.com/2009/12/29/sby-dan-sistematic-leader/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 01:51:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chandrabudi08</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain Lain]]></category>
		<category><![CDATA[leader]]></category>
		<category><![CDATA[SBY]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chandrabudi08.wordpress.com/?p=120</guid>
		<description><![CDATA[Dari dulu saya selalu tertarik dengan kolom, artikel atau buku yang menceritakan kisah sukses seseorang. Di Kompas cetak, yang pertama saya lihat adalah halaman paling belakangnya, SOSOK. Selesai membacanya saya selalu terdiam, teringat, tergiang dan kadang terbawa mimpi. Saat ini, baru saja saya menyelesaikan membaca Buku karangan Dr. Dino Patti Djalal tentang “Harus Bisa! Seni [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chandrabudi08.wordpress.com&amp;blog=5992332&amp;post=120&amp;subd=chandrabudi08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://chandrabudi08.files.wordpress.com/2009/12/index.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-121" title="index" src="http://chandrabudi08.files.wordpress.com/2009/12/index.jpg?w=94&#038;h=94" alt="" width="94" height="94" /></a>Dari dulu saya selalu tertarik dengan kolom, artikel atau buku yang menceritakan kisah sukses seseorang.  Di Kompas cetak, yang pertama saya lihat adalah halaman paling belakangnya, SOSOK.  Selesai membacanya saya selalu terdiam, teringat, tergiang dan kadang terbawa mimpi.  Saat ini, baru saja saya menyelesaikan membaca Buku karangan Dr. Dino Patti Djalal tentang “Harus Bisa! Seni Memimpin ala SBY.  Saya tahu, saya sangat terlambat membaca buku ini (terbit tahun 2008) tetapi selesai membacanya, ada kumpulan energi positif merasuki saya!.</p>
<p>Sebelumnya, ada dua buku biografi yang saya selesai baca dan telah di-sharing disini.  Pertama adalah tentang Boediono, yang berjudul “Kumpulan Esai Ekonomi :Ekonomi Indonesia Mau dibawah Kemana”.  Karena momentnya pas Pemilu, respon atas postingan saya berjudul “Melihat Sisi Lain Boediono” ditanggapi banyak sekali oleh Kompasianer (dulu, belum ada kategori “Populer”). Selengkapnya di <a href="http://umum.kompasiana.com/2009/06/25/sisi-lain-melihat-boediono/">Sisi Lain Melihat Boediono</a><a></a>.  Kedua, Buku tentang Jusuf Kala yang ditulis Hamid Awaluddin yang berjudul “Perdamaian Ala JK. Poso Tenang Ambon Damai.  Di forum ini saya postingkan pendapat saya di : <a href="http://polhukam.kompasiana.com/2009/11/30/kalau-begitu-saya-merindukan-pemimpin-ala-jk/">Kalau Begitu Saya Merindukan Pemimpin Ala JK</a>.  Sekali lagi, respon atas postingan ini sangat luar biasa.  Postingan ini masuk kategori “Populer”.</p>
<p>Saya saya ingin curhat tentang buku karangan Dr. Dino ini.  Sekali lagi, terlepas dari sang Penulis adalah pembantu dekat beliau yang ada preferensi subyektitas, tetapi ada kisah menarik untuk diambil hikmahnya.  Dari Buku ini dan sesuai perkiraan saya, maka SBY adalah “sistematic Leader”.  SBY selalu taat aturan, patuh pada sistem dan berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku.  Walaupun ada inovasi yang diceritakan, tetapi tidak “breaking the law”.</p>
<p>Maka, saya sangat mengerti kalau Beliau menolak himbauan pansus Angket Bank Century untuk menonaktifkan Wapres Boediono dan Menkeu Sri Mulyani.  Beliau ada berpegangan pada koridor hukum yang melandasinya; apabila tidak didukung oleh aturan maka SBY pasti akan menolaknya.</p>
<p>Ada cerita menarik dan membuat haru saya.  Yaitu pada saat SBY membacakan surat dari Magie (Anak AS) dan Nadya (Korban Tsunami Aceh) di depan Presiden Bush.  Isi surat begitu mengugah, tulus dan keluar dari hati.  Saya yakin tidak hanya Dr. Dino yang menangis, SBY dan Bush pun ikut larut didalamnya.  SBY menunjukkan bahwa Pemimpin mampu menyuarakan hati rakyatnya; dan membuat rakyatnya bangga.</p>
<p>Saya kian menyadari bahwa Buku menceritakan banyak hal.  Saya akhirnya dapat memahami kepemimpinan SBY melalui catatan harian Dr Dino ini.  Saya banyak belajar dari Buku ini dan saya menemukan jawaban kenapa SBY akhirnya menolak himbauan Pansus….dari Buku ini.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chandrabudi08.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chandrabudi08.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chandrabudi08.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chandrabudi08.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chandrabudi08.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chandrabudi08.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chandrabudi08.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chandrabudi08.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chandrabudi08.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chandrabudi08.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chandrabudi08.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chandrabudi08.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chandrabudi08.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chandrabudi08.wordpress.com/120/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chandrabudi08.wordpress.com&amp;blog=5992332&amp;post=120&amp;subd=chandrabudi08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chandrabudi08.wordpress.com/2009/12/29/sby-dan-sistematic-leader/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/246526e71ad4efc2a79777755d0032b0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chandrabudi08</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://chandrabudi08.files.wordpress.com/2009/12/index.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">index</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sri Mulyani dan Modernisasi Pajak Indonesia</title>
		<link>http://chandrabudi08.wordpress.com/2009/12/29/sri-mulyani-dan-modernisasi-pajak-indonesia/</link>
		<comments>http://chandrabudi08.wordpress.com/2009/12/29/sri-mulyani-dan-modernisasi-pajak-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 01:37:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chandrabudi08</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain Lain]]></category>
		<category><![CDATA[modernisasi]]></category>
		<category><![CDATA[pajak]]></category>
		<category><![CDATA[sri mulyani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chandrabudi08.wordpress.com/?p=117</guid>
		<description><![CDATA[Saya tidak akan ikut mengemukakan pendapat mengenai Kasus Century. Saya juga tidak akan ikut berkomentar mengenai perang konferensi pers antara Menteri Keuangan &#8211; Sri Mulyani dan Anggota Pansus Angket Century DPR &#8211; Bambang Soesatyo. Saya menyadari tidak mempunyai kapasitas untuk itu. Maraknya pemberitaan tentang Sri mulyani akhir akhir ini, membuka kembali memori Saya mengenai beliau; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chandrabudi08.wordpress.com&amp;blog=5992332&amp;post=117&amp;subd=chandrabudi08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://chandrabudi08.files.wordpress.com/2009/12/ibu-sri.jpg"><img src="http://chandrabudi08.files.wordpress.com/2009/12/ibu-sri.jpg?w=113&#038;h=121" alt="" title="ibu sri" width="113" height="121" class="alignleft size-full wp-image-118" /></a>Saya tidak akan ikut mengemukakan pendapat mengenai Kasus Century.  Saya juga tidak akan ikut berkomentar mengenai perang konferensi pers antara Menteri Keuangan &#8211; Sri Mulyani dan Anggota Pansus Angket Century DPR &#8211; Bambang Soesatyo.  Saya menyadari tidak mempunyai kapasitas untuk itu.</p>
<p>Maraknya pemberitaan tentang Sri mulyani akhir akhir ini, membuka kembali memori Saya mengenai beliau; setidaknya mengenai sepak terjang beliau dalam meletakkan pondasi modernisasi perpajakan di Indonesia.  Sebagai orang yang ikut dalam gerbong modernisasi, maka saya merasakan betul kebijakan yang diambil sangat mempengaruhi keberhasilan modernisasi tsb.</p>
<p>Secara pribadi, saya tidak mengenal Ibu Ani (panggilan Beliau).  Tetapi, wacana pemikiran beliau sudah saya kenal saat masih kuliah di Tahun 1990-an.  Saat itu, Ibu Ani menduduki jabatan Kepala LPPM UI; pemikiran yang kritis ditunjang data yang akurat merupakan ciri khas beliau dalam menjabarkan sesuatu.  Bagi saya, sebagai mahasiswa non ekonomi, membacanya sungguh mengasyikkan.  Pemikiran beliau bersaing ketat dengan analisis ekonomi Kwik Kian Gie pada saat itu, yang dimuat regular di Harian Kompas.</p>
<p>Awalnya, modernisasi Ditjen Pajak berjalan di tempat.  Sejak 2002, sebenarnya modernisasi sudah dimulai, walaupun juga ikut didorong oleh IMF pada waktu itu.  Tarik ulur terhadap perubahan terjadi.  Periode 2002 &#8211; 2004, isyu modernisasi menjadi tidak menarik di Ditjen Pajak.  Semua seakan berjalan lambat, lebih nyaman pada comfot zone-nya. Yang pasti adalah ketidakpastian saat itu.  Semua menunggu, siapa pengeraknya.</p>
<p>Perubahan di Ditjen Pajak baru benar benar terjadi saat  Ibu Ani menjadi Menteri Keuangan dan Darmin Nasution menjadi Dirjen Pajak. Dengan dukungan penuh, maka Dirjen Pajak dalam kurun waktu hanya 2 tahun telah menuju alam perubahan, modernisasi!.  Pernah suatu waktu, SBY berujar bahwa yang dilakukan Ditjen Pajak sekarang bukan hanya reformasi, tetapi silent revolution, revolusi diam diam.  Ini karena cepat dan menyeluruhnya perubahaan yang terjadi.</p>
<p>Kantor Pajak diseluruh Indonesia telah berubah, menjadi yang lebih baik.  Pembenahan tidak hanya pada perangkat kerasnya, elemen utama SDM juga dirubah.  Sistem berbasis kinerja, dukungan Information Technology (IT) dan sistem grading pegawai telah dibakukan.  Semua jenis pelayanan pajak telah memiliki Standard Operating Procedure (SOP)-nya, sehingga terukur.  Dalam waktu relatif singkat, Survey dan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pajak terus membaik.</p>
<p>Dengan analisa dan pemikiran yang tajam, beliau juga memberanikan diri me-reformasi birokrasi.  Sistem remunerasi pegawai diperbaiki; sebaliknya kinerja pegawai dipantau.  Reward and punishment juga diterapkan tanpa pandang bulu.  Sistem ini merupakan cikal bakal utama program reformasi birokrasi Pemerintah saat ini.</p>
<p>Mungkin tidak berlebihan, kalau dikatakan Ibu Ani adalah pendorong utama modernisasi perpajakan di Indonesia.  Perubahan yang diinginan akan menjadi cepat atas dukungan penuh pimpinan.  Ibu Ani telah membuktikan itu..</p>
<p>Artikel yang sama dimuat di Kompasiana :<br />
<a href="http://ekonomi.kompasiana.com/2009/12/15/sri-mulyani-dan-modernisasi-pajak-indonesia/">Sri Mulyani dan Modernisasi Pajak Indonesia</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chandrabudi08.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chandrabudi08.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chandrabudi08.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chandrabudi08.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chandrabudi08.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chandrabudi08.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chandrabudi08.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chandrabudi08.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chandrabudi08.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chandrabudi08.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chandrabudi08.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chandrabudi08.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chandrabudi08.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chandrabudi08.wordpress.com/117/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chandrabudi08.wordpress.com&amp;blog=5992332&amp;post=117&amp;subd=chandrabudi08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chandrabudi08.wordpress.com/2009/12/29/sri-mulyani-dan-modernisasi-pajak-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/246526e71ad4efc2a79777755d0032b0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chandrabudi08</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://chandrabudi08.files.wordpress.com/2009/12/ibu-sri.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ibu sri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kumpulan Artikel Terbaru&#8230;.</title>
		<link>http://chandrabudi08.wordpress.com/2009/10/30/kumpulan-artikel-terbaru/</link>
		<comments>http://chandrabudi08.wordpress.com/2009/10/30/kumpulan-artikel-terbaru/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 00:24:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chandrabudi08</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebijakan Perpajakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chandrabudi08.wordpress.com/2009/10/30/kumpulan-artikel-terbaru/</guid>
		<description><![CDATA[Waduh..udah lama nggak update &#8230;. Ini adalah beberapa artikel saya yang telah terbit di Media Massa sebelumnya&#8230;&#8230; 1.Opsi Lain Mengenjot Pajak (Sinar Harapan, 5 Agustus 2009) 2. Mengkritisi RUU Pajak Daerah (Investor Daily, 15 Agustus 2009) 3. Revitalisasi Sistem Pembayaran Pajak (Sinar Harapan, 31 Agustus 2009) 4. Fokus Penerimaan Pajak Akhir Tahun (Bisnis Indonesia, 12 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chandrabudi08.wordpress.com&amp;blog=5992332&amp;post=112&amp;subd=chandrabudi08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Waduh..udah lama nggak update &#8230;.</p>
<p>Ini adalah beberapa artikel saya yang telah terbit di Media Massa sebelumnya&#8230;&#8230;</p>
<p>1.<a href="http://www.sinarharapan.co.id/cetak/berita/back_to/indeks-lalu/read/opsi-lain-menggenjot-pajak/?tx_ttnews%5Byears%5D=2009&amp;tx_ttnews%5Bmonths%5D=08&amp;tx_ttnews%5Bdays%5D=5&amp;cHash=a343c6bd0d">Opsi Lain Mengenjot Pajak (Sinar Harapan, 5 Agustus 2009)</a></p>
<p>2. <a href="http://pajak.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=5715&amp;Itemid=48">Mengkritisi RUU Pajak Daerah (Investor Daily, 15 Agustus 2009)</a></p>
<p>3. <a href="http://www.pajak.go.id/index.php?view=article&amp;catid=72&amp;id=10158">Revitalisasi Sistem Pembayaran Pajak (Sinar Harapan, 31 Agustus 2009)</a></p>
<p>4. <a href="http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/opini/1id141145.html#at">Fokus Penerimaan Pajak Akhir Tahun (Bisnis Indonesia, 12 Oktober 2009)</a></p>
<p>5. <a href="http://www.sinarharapan.co.id/cetak/berita/read/kebijakan-pajak-pascagempa-sumbar/">Kebijakan Pajak Pasca Gempa Sumbar (Sinar Harapan, 19 Oktober 2009)</a></p>
<p>*** Semoga Bermanfaat***</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chandrabudi08.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chandrabudi08.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chandrabudi08.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chandrabudi08.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chandrabudi08.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chandrabudi08.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chandrabudi08.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chandrabudi08.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chandrabudi08.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chandrabudi08.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chandrabudi08.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chandrabudi08.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chandrabudi08.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chandrabudi08.wordpress.com/112/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chandrabudi08.wordpress.com&amp;blog=5992332&amp;post=112&amp;subd=chandrabudi08&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chandrabudi08.wordpress.com/2009/10/30/kumpulan-artikel-terbaru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/246526e71ad4efc2a79777755d0032b0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chandrabudi08</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
